Jumat, 08 Agustus 2014

SEJARAH BAHASA PEMRORGRAMAN

     Bagi kebanyakan orang awan yang akan belajar membuat program, atau mahasiswa semester awal pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan bahasa komputer tentunya masih belum terlalu jelas, untuk itu mari kita secara pelan-pelan mengupasnya.
Untuk melaksanakan tugasnya maka komputer akan diperintah oleh sebuah sistem, perintah dasar komputer ini disimpan ke dalam sebuah sistem yang disebut sebagai sistem operasi seperti DOS, Unix, Windows, Linux, Solaris dsb. Perintah-perintah tersebut tentunya menggunakan bahasa mesin yang oleh komputer hanya mengenal angka 1 dan 0 (binary) dimana angka 1 dipresentasikan sebagai sebuah wadah yang mimiliki listrik dan angka 0 tidak memiliki listrik (Tegangan).
Untuk membuat sebuah sistem dikomputer maka diperlukan sebuah alat (tools) yang kita sebut sebagai bahasa pemrograman, jadi yang terlintas dibenak kita saat ini adalah “Alat yang dibuat untuk membuat program (sistem) disebut sebagai bahasa pemrograman”, sehingga Program-Program seperti Macro/Turbo Assembly, Turbo C, Microsft Visual C++, C++ Builder, Microsoft Visual Basic, Delphi dsb digunakan untuk membuat aplikasi bukan sebagai aplikasi untuk mengolah data seperti Microsoft Excel, SPPS dsb.
Atau dapat juga dikatakan bahwa bahasa pemrograman adalah bahasa yang digunakan pada komputer untuk melakukan tugas tertentu. Seperti juga bahasa yang digunakan manusia secara umum, bahasa pemrograman banyak sekali jenisnya. Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan berdasarkan tingkatan, seperti bahasa tingkat rendah (low Level), bahasa tingkat sedang (Mid Level Language), bahasa tingkat tinggi .

Berikut adalah ringkasan sejarah bahasa pemrorgraman.

Sebelum 1940
Pada jaman ini terdapat bahasa pemrograman yang pertama kali muncul sebelum adanya komputer modern, artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu sendiri. Pada awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk kode-kode bahasa mesin. Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas kode-kode mesin dan hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode 0 dan 1 seperti disampaikan pada bagian atas.

Periode 1940-an



Dengan bahasa mesin ditemukan banyak kesulitan untuk pengembangan dan perbaikan pada program yang dibuat saat itu, Tahun 1940-an komputer bertenaga listrik dibuat, dengan kecepatan yang sangat terbatas dan kapasitas memori yang mencukupi untuk programmer memprogram, kemudian terciptalah bahasa assembly (Assembly language). Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya Move untuk memindahkan isi data, ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, SUB untuk pengurangan, dan lain-lain. Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna karena selain sulit untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit jika sang programer ingin mengembangkan program buatannya. Pada tahun 1948, Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang bahasa pemrograman miliknya yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa tersebut tidak digunakan pada masanya dan terisolasi terhadap perkembangan bahasa pemrograman yang lain. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada masa itu antara lain:
• Plankalkül (Konrad Zuse) – 1943
• ENIAC coding system – 1943
• C-10 – 1949


Periode tahun 1950-an sampai dengan tahun 1960-an



Mulai tahun 1950 dibuatlah bahasa pemrograman modern, yang turun-temurun dan tersebar luas hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan istilah atau reserved word yang dekat dengan bahasa manusia seperti READ untuk membaca, WRITE untuk menulis dsb. Dalam perkembangannya Bahasa Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode pemrograman, yaitu Procedural Programing dan Object Oriented Programing. Letak perbedaannya yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan menggabungkan variable, procedure-procedure yang saling keterkaitan dan berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan kedalam object.
• FORTRAN (1955), the “FORmula TRANslator”, ditemukan oleh John W. Backus dll.
• LISP, the “LISt Processor”, ditemukan oleh John McCarthy dll.
• COBOL, the COmmon Bussines Oriented Language, dibuat oleh the Short Range Commitee, dan Grace Hopper berperan sangat besar disini.

Overview:

• Regional Assembly Language – 1951
• Autocode – 1952
• FORTRAN – 1954
• FLOW-MATIC – 1955
• COMTRAN – 1957
• LISP – 1958
• ALGOL – 1958
• COBOL – 1959
• APL – 1962
• SIMULA – 1962
• BASIC – 1964
• PL/I -1964
Periode 1967-1978: Menetapkan Paradigma Fundamental
Periode diantara tahun 60-an sampai dengan 70-an membawa pengaruh yang besar dalam perkembangan bahasa pemrograman. Kebanyakan dari pola bahasa pemrograman yang utama yang saat ini banyak digunakan:
• Simula, ditemukan pada akhir 60-an oleh Nygaard dan Dahl sebagai superset dari Algol 60, merupakan bahasa pemrograman pertama yang didesain untuk mendukun pemrograman berorientasi object.
• C, sebuah tahapan awal dari sistem bahsa pemrograman, yang dikembangkan oleh Dennis Ritchie dan Ken Thompson di Bell Labs antara tahun 1969 dan 1973.
• Smalltalk (pertengahan tahun 70-an) menyajikan desain ground-up yang lengkap dari sebuah bahasa yang berorientasi objek.
• Prolog, didesain pada tahun 1977 oleh Colmerauer, Roussel, and Kowalski, merupakan bahasa pemrograman logika yang pertama.
• ML membangun sebuah sistem polimorfis (ditemukan oleh Robin Miller pada tahun 1973) diatas sebuah Lisp, yang merintis bahasa pemrograman fungsional bertipe statis.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

• Pascal – 1970
• Forth – 1970
• C – 1970
• Smaltalk – 1972
• Prolog – 1972
• ML – 1973
• SQL – 1978
Periode 1980-an: konsolidasi, modul, performa
1980s adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan sistem programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat menstandardisasi Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk digunakan para kontraktor untuk bertahan. Di Jepang dan di tempat lain, penjumlahan luas yang telah di selidiki disebut” generasi ke lima” bahasa-bahasa yang menyatukan logika pemrograman konstruksi. Masyarakat bahasa fungsional gerak ke standarisasi ML dan Cedal. Dibandingkan dengan menemukan paradigma-paradigma baru, semua pergerakan ini menekuni gagasan-gagasan yang ditemukan di dalam dekade sebelumnya.

However, one important new trend in language design was an increased focus on programming for large-scale systems through the use of modules, or large-scale organizational units of code. Modula, Ada, and ML all developed notable module systems in the 1980s. Module systems were often wedded to generic programming constructs generics being, in essence, parameterized modules (see also parametric polymorphism).

Bagaimanapun, satu kecenderungan baru di dalam disain bahasa adalah satu fokus yang ditingkatkan di pemrograman untuk sistem besar-besaran melalui penggunaan dari modul, atau kesatuan organisasi besar-besaran dari kode. Modula, Ada, dan ML semua sistem modul terkemuka yang dikembangkan pada 1980-an.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk:

• Ada – 1983
• C++ – 1983
• Eiffel – 1985
• Perl – 1987
• FL (Backus) – 1989
Periode 1990-an: Visual
Pada periode ini bahasa selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan berbasi Visual sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali oleh Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang dikembangkan dari Pascal for windows akhirnya pada tahun 1997 Visual Basic 5 diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah ditemukan dalam versi windows. Bagi kebanyakan programmer database tidak dapat dipungkiri bahwa era 1990an merupakan era yang paling produktif semenjak bahasa pemrogrammar diciptakan.
Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk

• Haskel – 1990
• Python – 1991
• Java – 1991
• Ruby – 1993
• OO Cobol
• Lua – 1993
• ANSI Common Lisp – 1994
• JavaScript – 1995
• PHP – 1995
• C# – 2000
• JavaFX Scrip, Live Script,
• Visual Basic
Periode 2000an hingga tulisan ini dibuat
Pada saat ini ada kecenderungan para vendor bahasa pemrograman untuk menggiring programmer hanya dengan mengggunakan produk mereka untuk membuat program meski kita sadari bahwa sulit rasanya untuk membuat program yang tangguh hanya dengan satu bahasa pemrograman, hal ini tentunya dilakukan dengan tujuan kelangsungan usaha mereka, namun terlepas dari semua itu terdapat dua konsepsi gobesar dalam periode ini dimana kemudahan berbasis visual sudah mulai digiring ke basis internet dan mobile, dengan bermunculan webservice dan berbasis net dan a mobile flatform.

Konsep pertama yang dicermati adalah konsepsi Microsoft dimana dengan Visual Net akan menyediakan berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net , VC++ Net, ASP NET yang di compile dengan berbagai bahasa akan tetapi berjalan pada satu sistem operasi yakni windows. (Compile any program run one system)

Konsepsi Kedua, Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama yakni apa yang ditawarkan Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME, JDK, yakni dicompile dengan satu bahasa pemrograman (java) dan berjalan dibanyak sistem operasi. (Compile one program running any system)

Selain itu periode ini juga merupakan jamannya CMS (Content Manajemen System), lompatan pengembangan PHP Script begitu cepat, dimana untuk membuat website atau portal telah tersedia banyak template, Banyak modul-modul yang siap pakai sehingga programmer atau webmaster tidak perlu lagi mempelajari semua script html dan bahasanya, tinggal merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari saja sebuah web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla saat ini sangat memudahkan para desainer web.

Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk
• Tcl/Tk,
• O’Caml,
• Ruby,
• Phyton 3.1,
• Java 6 JDK, JED, Java Beans, J2ME
• Microsoft Visual Net (VB Net, C++ Net, ASP NET) 2008
• Java Scrip Template oleh Mambo, PhpNuke, Jomla

Sumber http://www.klatenweb.com/article-307-Bahasa-Pemrograman-dan-Sejarahnya-(History-of-Language-Program).html

Sabtu, 21 September 2013

Konfigurasi PC Router Pada Linux Slackware

1. Pertama setting ip public dan ip local
Ip public (yang diberikan oleh isp) dipasang pada eth0 dan ip local (terserah anda) dipasang pada eth1.
Caranya: 2. Masuk ke directory /etc/rc.d/ dengan mengetikkan root@darkstar# cd /etc/rc.d

3. Kemudian edit file rc.inet1.conf: root@darkstar:/etc/rc.d# vi rc.inet1.conf
dengan mengisi kolom ipaddr-nya (ctrl+i, untuk mengedit)
# Config information for eth0: IPADDR[0]=”192.168.1.106”
NETMASK[0]=”255.255.255.0″
USE_DHCP[0]=”"
DHCP_HOSTNAME[0]=”"
# Config information for eth1: IPADDR[1]=”10.0.0.1″
NETMASK[1]=”255.0.0.0″
USE_DHCP[1]=”"
DHCP_HOSTNAME[1]=”"
# Default gateway IP address: GATEWAY=”192.168.1.1”
kemudian save dengan cara esc:x  Ket: yang berwarna, awalnya kosong (default)

4. Kembali ke root@darkstar awal dengan mengetikkan cd
5. Setelah itu input ip di eth0 dan eth1:
# ifconfig eth0 192.168.1.106 netmask 255.255.255.0
# ifconfig eth1 10.0.0.1 netmask 255.0.0.0 6.
 Aktifkan ip forwardingnya dengan cara.
# /etc/rc.d/rc.ip_forward start
Jika permission denied, berikan permission dengan cara
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.ip_forward Kemudian aktifkan.
# /etc/rc.d/rc.ip_forward start

7. langkah berikutnya masukkan DNS pada file resolv.conf masuk ke
directory /etc/ kemudian edit file resolv.conf dengan cara,
# vi resolv.conf Isi file menjadi:
nameserver 202.69.96.123
nameserver 202.69.98.123
kemudian save dengan cara esc:wq setelah itu kembali ke
root@darkstar

8. lalu jalankan service dns :
# chmod 755 /etc/rc.d/rc.bind
# /etc/rc.d/rc.bind start

9. menyeting proses peroutingannya, yaitu :
# route add -net 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 dev eth0
# route add -net 10.0.0.0 netmask 255.0.0.0 dev eth1

10. masuk lagi ke directory /etc/rc.d/

11. kemudian edit isi shell rc.local dengan mengetikkan
# nano rc.local menjadi
iptables -A INPUT -i eth0 -j ACCEPT
iptables -A INPUT -i eth1 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -i eth1 -o eth0 -j ACCEPT
iptables -A FORWARD -i eth0 -o eth1 -j ACCEPT
iptables -A OUTPUT -o eth0 -j ACCEPT
iptables -A OUTPUT -o eth1 -j ACCEPT
iptables -t nat -A POSTROUTING -s 10.0.0.0/255.0.0.0 -d 0/0 -j MASQUERADE


12. kemudian beri permission dan jalankan:
#chmod 755 rc.local
# ./rc.local

13. Kemudian pada pc router, test dengan ping ip_local, ping ip_public, ping ke client, dan ping dns

14. Sekarang setting ip pada pc client dengan gateway 10.0.0.1 (ip local router eth1) dan dns sama dengan dns router.

15. Kemudian pada pc client, test dengan ping gateway dan ping dns.

quote :

Pada proses memberi table routing, berikut bersifat temporary atau bersifat sementara jika PC restart atau mati otomatis table routing akan hilang, oleh karena itu ketik "route add -net (network)/(netmask) gw (next hop)" di file /etc/rc.d/rc.local, ketik di atas kode "exit 0".


semoga berhasil





Kamis, 01 Agustus 2013

Jenis - jenis perangkat jaringan

Perangkat jaringan adalah sebuah hardware yang di buat untuk terhubung ke suatu jaringan komputer untuk berkomunikasi data di dalam suatu jaringan. Perangkat jaringan terdiri dari :


1. HUB 


+HUB : perangkat yang penting dalam jaringan komputer, Hub sangat mempengaruhi proses koneksi antar komputer. Jika Hub mengalami gangguan maka jaringan akan terputus.

HUB terbagi menjadi 2 yaitu :

-HUB Pasif : merupakan Hub yang berfungsi sebagai pemisah atau pembagi jaringan, akan tetapi tidak melakukan penguatan sinyal sehingga hub ini tidak memerlukan listrik tambahan.

-HUB aktif berfungsi penghubung fisik dan penguat sinyal dalam jaringan akan tetapi hub ini membutuhkan listrik lebih.

2. Switch

+Switch pada dasarnya mempunyai fungsi seperti Hub yaitu sebagai pembagi sinyal dan penguat sinyal pada jaringan komputer akan tetapi switch lebih cerdas dari pada Hub karena Switch dapat mengenali alamat data yang harus ditransmisikan dan mampu mengatur lalu lintas data dalam jaringan secara lebih baik dibandingkan dengan Hub.


Switch terbagi menjadi 2 yaitu :

-Unmanaged Switch, adalah pilihan termurah dan biasanya digunakan di kantor atau bisnis kecil. Switch jaringan computer ini melakukan fungsi dasar mengelola aliran data antara printer bersama dan beberapa computer. Mereka dapat menjadi model desktop atau rak mount.

-Managed Switch, memiliki antarmuka pengguna atau menawarkan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk mengubah pengaturan Switch. Ada beberapa metode untuk memperbarui Switch jaringan, mulai dari konsol serial ke apliaksi berbasisi internet. Jenis Switch jaringn computer mengharuskan pengguna berpengetahuan untuk menyesuaikan pengaturan yang diperlukan.

 3. Repeater

+Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas batas-batas dari daerah jaringan kabel lokal (LAN) atau nirkabel (WiFi). Cara kerjanya dengan memperbarui sinyal-sinyal yang di transmisikan agar mencapai kembali kekuatan dan bentuknya yang semula, guna memperpanjang jarak yang dapat di tempuh.




4. NIC

+NIC (Network Interface Card) adalah Sebuah perangkat  yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Dan NIC ini mempunyai 2 macam yaitu 






- NIC Secara Fisik : berupa kartu yang biasanya di tancapkan pada slot yang umum seperti ISA, PCI pada motherboard 

- NIC Secara Logis : NIC logic tidak ada secara fisik dan menggunakan software yang terinstall pada OS dan bekerja seolah olah dia adalah sebuah NIC, Contoh : Dial Up Adapter


5. Kabel Coaxial

+Kabel Coaxial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Pusatnya berupa inti kawat padat yang dilingkupi oleh sekat yang kemudian dililiti lagi oleh kawat berselaput konduktor. 

Kabel Coaxial menjadi beberapa tipe antara lain

- Thin Coaxial Cable Jenis kabel Coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel Coaxial jenis ini memenuhi standar IEEE 802.1 10BAS2, dimana rata-rata berkisar 5 mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Type Kabel RG -58

- Thick Coaxial cable : Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning. Type kabel RG - 6 


6. Twisted Pair cable 
Jenis Twisted Pair Cable ada 2 yaitu 

- UTP (Unshield Twisted Pair) adalah kabel jaringan yang banyak di gunakan untuk jaringan komputer karena harganya murah dan kinerja lumayan bagus, tetapi untuk jaringan di luar ruangan akan kesulitan karena UTP ini tidak tahan terhadap interferensi elektromagnetik.


- STP (Shield Twisted pair) adalah kabel pasangan berpilin yang memiliki perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi  elektromagnetik  luar. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan  kabel. Kabel STP juga digunakan  untuk jaringan Data. Cocok untuk pemasangan kabel jaringan diluar ruangan.



7. Fiber Optic 
- Fiber Optic adalah jenis kabel yang bahannya terbuat dari serat kaca dan mempunyai kecepatan tranfer data yang tinggi, kabel fiber optic atau serat optik umumnya digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) untuk terhubung ke backbone NAP (Network Access Provider).




8. Router 

+Router adalah perangkat komputer yang tugas nya menyampaikan paket data melewati suatu jaringan internet supaya sampai kepada tujuannya, proses penyampaian paket data yang berlangsung di sebut routing.

+Fungsi Router yaitu untuk menghubungkan dua jaringan atau kebih untuk meneruskan dari satu jaringan yang lain.

Router ada 2 macam yaitu
- PC Router adalah pc yang di buat sedemikian rupa sehingga menjadi router dan os  yang di pakai menggunakan khusus router.
- Dedicated Router adalah perangkat yang di buat khusus menjadi router yang di keluarkan oleh vendor langsung.

Cara Kerja Router ada 2 macam yaitu 
      - Static Router (Router Statis)
            Router Statis adalah sebuah router yang memiliki tabel routing statis yang di setting secara manual oleh para administrator jaringan.Konfigurasi routing jenis ini biasanya dibangun dalam network yang hanya mempunyai beberapa gateway, umumnya tidak lebih dari 2 atau 3. Static routing dibuat secara manual pada masing-masing gateway. Jenis ini masih memungkinkan untuk jaringan kecil dan stabil. Stabil dalam arti kata jarang down. Jaringan yang tidak stabil yang dipasang static routing dapat membuat kacau seluruh routing, karena tabel routing yang diberikan oleh gateway tidak benar sehingga paket data yang seharusnya tidak bisa diteruskan masih saja dicoba sehingga menghabiskan bandwith. Terlebih menyusahkan lagi apabila network semakin berkembang. Setiap penambahan sebuah router, maka router yang telah ada sebelumnya harus diberikan tabel routing tambahan secara manual. Jadi jelas, static routing tidak mungkin dipakai untuk jaringan besar, karena membutuh effort yang besar untuk mengupdatenya.

- Dynamic Router (Router Dinamis)
            Router Dinamis adalah sebuah router yang memiliki dab membuat tabel routing dinamis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling berhubungan dengan router lainnya. Dalam sebuah network dimana terdapat jalur routing lebih dari satu rute untuk mencapat tujuan yang sama biasanya menggunakan dynamic routing. Dan juga selain itu network besar yang terdapat lebih dari 3 gateway. Dengan dynamic routing, tinggal menjalankan routing protokol yang dipilih dan biarkan bekerja. Secara otomatis tabel routing yang terbaru akan didapatkan.
            Seperti dua sisi uang, dynamic routing selain menguntungkan juga sedikit merugikan. Dynamic routing memerlukan routing protokol untuk membuat tabel routing dan routing protokol ini bisa memakan resource komputer.
Copyright © Free Co-Past Blog | Powered by Blogger Design by Fabthemes | Blogger Template by NewBloggerThemes.com | Web Design| Web Design